Jabar

Truk Pengangkut Batu Kapur Terjungkal di Jembatan Cimaung, Purwakarta. Lalin Ngantri Dikedua Arah

Truk Pengangkut Batu Kapur Terjungkal di Jembatan Cimaung, Purwakarta. Lalin Ngantri Dikedua Arah
Sebuah truk berukuran besar terjungkal, tutup sebagian badan Jembatan Cimaung, Purwakarta. (Foto: igoen josef)

PURWAKARTA, BEBASberita.com - Sebuah truk berukuran besar dengan nomor polisi (nopol) G 9114 IJ, terjungkal di badan Jembatan Ciherang (Cimaung) Kabupaten Purwakarta, atau tepatnya di antara Cimaung dan Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (30/8/2025).

Menurut informasi, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 5:30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sebagian besar kepala kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Hingga pukul 12:00 WIB, bangkai kendaraan masih dibiarkan menutupi sebagian badan jembatan dan mengakibatkan kendaraan dikedua arah mengantri hampir sejauh 1 km.

Tidak ada petugas kepolisian di lokasi kejadian. Pengaturan lalu lintas sistem buka tutup hanya dilakukan oleh seorang petugas Binamarga, Provinsi Jawa Barat, bernama Saepudin dibantu warga setempat.

"Tadi ada polisi ikut ngatur lalu lintas, tapi sekarang engga tahu pada kemana," ujar Saepudin disela kesibukannya mengatur lalu lintas.

Dikatakan Saepudin, keberadaannya di lokasi dan sekaligus turut mengatur lalu lintas mengingat jalan jembatan tersebut merupakan jalan Binamarga, atau instansi tempat dimana dirinya bekerja.

"Keberadaan saya disini (lokasi kecelakaan), ini kan jalan milik Binamarga. Makanya saya merasa bertanggungjawab aja gitu," imbuhnya.

Dijelaskan, penyebab kecelakaan diduga karena rem truk blong. Dari informasi yang didapatnya, sebelum kecelakaan terjadi truk yang membawa batu kapur itu meluncur dari arah Pom Bensin Cimaung.

"Kalau informasi dari warga mah, sebelum kecelakaan itu truk dari atas meluncur cepat. Kayanya rem blong," tandasnya.

Advertisement

Hingga berita ini diturunkan, pukul 13:15 WIB, bangkai truk masih dibiarkan menutupi badan jembatan. Kepada para pengguna jalan di harap berhati-hati.

Editor: Redaksi