Ikan di Waduk Jatiluhur Mati Mendadak
PURWAKARTA, BEBASberita.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang beberapa hari ini mengguyur kawasan Waduk Jatiluhur mengakibatkan ikan di Kolam Jaring Apung (KJA) mati mendadak.
Roni, salah seorang petani ikan mengungkapkan, fenomena kematian ikan tersebut sudah diketahui sejak hari Rabu (21/1/2026) namun khusus ikan yang ada di KJA miliknya baru diketahui pagi hari ini, Jumat (23/1/2026).
Roni menduga, kematian ikan yang mendadak tersebut akibat dari hujan yang beberapa hari ini mengguyur kawasan Waduk Jatiluhur, pasalnya kasus serupa pernah terjadi di Empat tahun lalu dimana kala itu juga sedang musim hujan dan tidak adanya cahaya matahari sehingga membuat suhu air dingin dan keruh.
"Ini faktor cuaca. Hujan setiap hari turun, cahaya matahari juga engga ada. Yang akibatnya air jadi dingin dan keruh," ujar Roni kepada wartawan.
Rony mengaku, di Waduk Jatiluhur ini dirinya memiliki 32 KJA dan hampir semua ikan yang ada pada mati. Dia pun menaksir, kerugian yang dideritanya mencapai ratusan juta rupiah.
"Diperkirakan rugi Rp200 juta. Padahal, ikan udah bisa dipanen dan bisa masuk pasar," ungkapnya.
Sekedar informasi, di Waduk Jatiluhur ini terdapat ratusan KJA yang ditanami beberapa jenis ikan, seperti ikan mas, patin juga nila. Roni dan petani lainnya mengaku pasrah dengan fenomena tersebut.
Namun demikian, beberapa pekerja KJA dan petani tampak berusaha mengambil ikan mati namun masih segar. Kata mereka, ikan - ikan tersebut akan dimanfaatkan untuk dijadikan ikan asin.
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER