Kab.Subang

Mendatang, Penyaluran Honor Guru Ngaji di Subang tak Lagi Melalui Organisasi

Mendatang, Penyaluran Honor Guru Ngaji di Subang  tak Lagi Melalui Organisasi
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR. (Foto: istimewa)

SUBANG, BEBASberita.com - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR menegaskan, pihaknya akan menyalurkan honor bagi guru ngaji langsung ke tangan penerima, tidak melalui organisasi atau "perantara" yang mewakili.

Penegasan tersebut disampai Rey kepada awak media usai dirinya menghadiri acara konfrensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Subang di Ballroom Rosin Cilameri Subang, Sabtu (9/8/2025), lalu.

Menurut Rey, sistem penyaluran akan langsung diberikan kepada yang berhak, tidak lagi melalui organisasi atau perantara lainnya.

"Secepatnya kita akan salurkan. Tapi tentu, sistem penyalurannya tidak akan melalui organisasi atau perantara. Nanti akan kita pikirkan juga bagaimana cari penyalurannya agar bisa langsung ke penerima," ujar Rey.

Rey menungkapkan, dirinya enggan memberikan honor guru ngaji seperti yang sudah - sudah yakni melalui organisasi yang menaungi para guru ngaji. Pasalnya, Rey khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Untuk mekanisme penyalurannya nanti saya ingin honor ini langsung ke setiap guru ngaji. Saya engga mau melalui - melalui. Ya, yang namanya melalui perantara kan ada aja ya. Saya cuma khawatir aja, terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," jelasnya.

Seperti diketahui, di Kabupaten Subang terdapat lebih dari 1000 guru ngaji yang rutin mendapat honor atau kadeudeuh dari pemerintah daerah dengan penyaluran melalui organisasi yang menaungi. Namun belakang cara itu memunculkan gejolak, pasalnya dalam setiap pencairan pihak perantara senantiasa memangkasnya untuk kepentingan yang dianggap "aneh - aneh".

Rupanya, atas dasar itulah Bupati Rey ingin penyaluran honor guru ngaji dimasa kepemimpinannya langsung ketangan penerima.

Editor : Igoen Josef