Info Bencana

Tim SAR Temukan Satu Keluarga Meninggal Dunia Saling Berpelukan di Lokasi Longsor Cisarua

Tim SAR Temukan Satu Keluarga Meninggal Dunia Saling Berpelukan di Lokasi Longsor Cisarua
Tim SAR gabungan bersama relawan dan warga masih terus melakukan pencarian terhadap korban tanah longsor di Cisarua, Kab.Bandung Barat. (Foto: istimewa)

BANDUNG BARAT, BEBASberita.com - Bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat menyisakan duka mendalam setelah Tim SAR gabungan menemukan tiga korban yang merupakan satu keluarga dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi saling berangkulan. Dilansir dari Antara, ketiga korban ditemukan di sektor B Pasirlangu, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Minggu (25/1/2026).

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa korban terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak. Ketiganya ditemukan dalam satu rumah yang tertimbun material longsor.

“Ada satu keluarga di sini yang menyatakan bahwa ada sembilan keluarga yang bersangkutan tertimbun. Yang masuk tadi itu ada tiga (korban) satu keluarga, bapak, ibu dan satu anaknya ditemukan dalam keadaan berangkulan di rumah itu,” ujarnya.

Menurut Kombes Hendra, usai dievakuasi dari rumah yang tertimbun longsor tersebut, ketiga jenazah langsung dibawa ke pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat longsor di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda terus bertambah. Hingga Senin (26/1/2026), total korban tewas mencapai 17 orang.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI.

“Tim Disaster Victim Identification (DVI) kini berhasil mengidentifikasi 11 jenazah dan 6 lainnya saat masih dalam proses identifikasi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya.

Sejauh yang terlihat, upaya pencarian terhadap korban longsor Cisarua ini masih terus dilakukan. Tak kenal lelah, Tim SAR gabungan bersama relawan dan warga menembus labilnya lumpur yang menimbun kawasan tersebut.

Editor : Igoen Josef