Info Bandung Raya

Puncak Arus Balik Lebaran, 149.050 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg

Puncak Arus Balik Lebaran, 149.050 Kendaraan Melintas di Jalur Nagreg
Puncak arus balik Lebaran di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, terjadi pada H+3. (Foto: ist)

KAB.BANDUNG, BEBASberita.com - Puncak arus balik Lebaran di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, terjadi pada H+3, atau Selasa (24/3/2026). Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat, ada 149.050 kendaraan melintas menuju arah Bandung-Jakarta dalam satu hari itu.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan, lonjakan volume kendaraan mulai terjadi sejak sore hingga malam hari. Kepadatan sempat terjadi di sejumlah titik, mulai dari Terowongan Lingkar Nagreg, Lingkar Barat Nagreg, hingga Jalan Raya Nagreg Kilometer 36. Kendaraan pun terpantau bergerak dengan kecepatan rendah.

"Berdasarkan data, arus balik pada H+3 kemarin sudah menjadi puncaknya," ujar Ruddy, Rabu (25/3/2026).

Selain ke arah Bandung-Jakarta, Dishub juga mencatat sebanyak 76.105 kendaraan bergerak ke arah Garut dan Tasikmalaya. Volume kendaraan tertinggi terjadi pada malam hari, khususnya pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, dengan jumlah mencapai sekitar 10.000 kendaraan per jam.

Ruddy menyebut, kendaraan yang melintas didominasi oleh sepeda motor dengan persentase sekitar 57-60 persen. Kondisi ini turut memicu kepadatan di jalur tersebut hingga beberapa kilometer.

Meski puncak arus balik telah terlewati, Dishub memprediksi akan terjadi lonjakan kedua pada akhir pekan, Sabtu (28/3/2026) dan Minggu (29/3/2026). Namun, volumenya diperkirakan tidak akan setinggi H+3.

"Masih ada sekitar 220 ribu kendaraan yang belum kembali. Namun, pada puncak kedua nanti, kepadatan diprediksi tidak akan seperti H+3," jelasnya.

Sementara itu, hingga Rabu pagi, arus lalu lintas di Jalur Nagreg masih terpantau tinggi. Hingga pukul 10.00 WIB, jumlah kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung tercatat sekitar 46.300 kendaraan.

Angka tersebut berada di atas lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang biasanya berkisar 35.000 kendaraan per hari. "Artinya, kondisi lalu lintas saat ini masih di atas normal," tandasnya.

Editor : Igoen Josef