Info Bandung Raya

Ini Motif Kakak Nekad Bunuh Adik Tiri di Cipatat, Bandung Barat

Ini Motif Kakak Nekad Bunuh Adik Tiri di Cipatat, Bandung Barat
Gambar : ilustrasi

BANDUNG BARAT, BEBASberita.com - Pelaku pembunuhan terhadap bocah 12 tahun di Kampung Warung Tiwu, Desa/ Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat berhasil ditangkap. Dia adalah MZ (28), kakak tiri korban.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, saat ini pelaku sudah berada di ruang tahanan Mapolres Cimahi untuk proses hukum lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif pembunuhan berawal dari ketersinggungan ucapan korban hingga pelaku marah.

"Jadi ada ucapan dari korban yang membuat pelaku ini marah. Yaitu ketika pelaku datang di hari kejadian, dia berniat bertemu dengan ibunya untuk menawarkan ada temannya yang mau mengontrak rumah," kata Niko, Minggu (8/3/2026).

Namun sang ibu sedang tidak ada di rumah. Saat itu ia hanya bertemu dengan adik tirinya yang ada di lantai 2 rumah. Ketika korban mengetahui maksud pelaku, ia kemudian mengucapkan sesuatu pada pelaku.

"Tujuannya pelaku bisa mendapatkan uang tambahan ketika menawarkan kontrakan itu. Namun di situ korban menyampaikan kata-kata yang kurang mengenakan untuk didengar. Kurang lebih kata-katanya 'untuk apa menawarkan kontrakan, toh nanti uangnya akan kamu (pelaku) ambil'. Kata-kata itulah yang membuat pelaku seketika emosi," kata Niko.

Selain kata-kata korban, Niko menyebut pelaku mengaku jika ada perlakuan yang berbeda dari sang ibu pada dirinya ketika mereka tinggal bersama selama 13 tahun sebelum pelaku menikah dan pindah ke Kabupaten Cianjur.

"Kemudian menurut pelaku, ada perbedaan perlakuan dari orangtua mereka terhadap pelaku dan terhadap korban. Dan juga adiknya ini menurut pelaku sering membuat kesal selama mereka tinggal bersama," ujar Niko.

Akumulasi kekesalan itulah yang kemudian mendorong pelaku nekat menghabisi nyawa korban. Tersangka MZ mengambil sebilah golok yang ada di rumah tersebut kemudian menyabetkannya sebanyak dua kali pada korban.

"Jadi di tubuh korban itu ada luka terbuka di leher akibat dari pelaku menggorok leher korban. Lalu menusuk punggung dan menyayat pergelangan tangannya. Luka itu ada persesuaian dengan hasil autopsi dan pengakuan pelaku," ujar Niko.

Setelah melakukan aksi sadisnya itu, pelaku kemudian kabur ke Cianjur, tempatnya tinggal bersama sang istri. Namun di sore hari, ia ternyata kembali lagi ke TKP seolah-olah tak mengetahui kejadian tersebut.

"Jadi setelah melakukan pembunuhan itu, pelaku sempat datang lagi ke rumah itu seolah-olah dia tidak tahu apa-apa. Beberapa jam kemudian, setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pelaku kami amankan," kata Niko

Korban tewas dengan luka gorokan di bagian leher, luka tusuk di punggung, serta luka sayatan di pergelangan tangannya. Pelaku ditangkap polisi beberapa jam setelah melakukan aksi sadisnya itu.

Editor : Igeon Josef